Pandagaul.com – Menerapkan pola makan vegetarian bisa menjadi cara sempurna untuk tetap sehat dan bahagia. Pola makan vegetarian adalah pola makan lengkap, yang dikaitkan dengan konsumsi tinggi serat, vitamin C dan E, asam folat, magnesium, lemak tak jenuh, dan berbagai fitokimia. Dan inilah mengapa para vegetarian memiliki kolesterol yang lebih rendah, tekanan darah rendah dan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Selain itu, makanan vegetarian mudah dicerna oleh tubuh, memakan waktu lebih sedikit untuk memasak, sehat, dan yang terpenting menghemat uang Anda. Sayuran sangat penting tidak hanya untuk hidup sehat kita tetapi juga untuk lingkungan.

Manfaat Menerapkan Pola Makan Vegetarian

Menurunkan Kadar Kolesterol

4 ways to eat your way to lower cholesterol - Harvard Health

Percaya atau tidak tetapi tidak ada manfaat kesehatan dari makan lemak hewani. Karena kolesterol hanya berasal dari makanan hewani, pola makan vegetarian bebas kolesterol. Walaupun kolesterol merupakan komponen penting dari setiap sel manusia, vegetarian tidak perlu khawatir tidak mendapatkan cukup kolesterol, karena tubuh dapat membuat semua kolesterol yang dibutuhkannya dari makanan vegan. Peneliti Korea setelah memeriksa efek jangka panjang dari mengikuti diet vegetarian menyimpulkan bahwa kadar lemak tubuh dan kolesterol pada vegetarian lebih rendah daripada omnivora.

Memperpanjang Angka Harapan Hidup

African American Life Stages Stock Illustrations – 42 African American Life Stages Stock Illustrations, Vectors & Clipart - Dreamstime

Meskipun ada banyak faktor yang dapat dikaitkan dengan peningkatan umur dan menerapkan pola makan vegetarian adalah salah satu faktor yang dapat Anda ikuti. Semakin banyak Anda makan buah atau sayuran, semakin sedikit racun dan bahan kimia yang menumpuk di tubuh Anda, sehingga memfasilitasi tahun-tahun yang lebih sehat dan umur yang lebih panjang.

Menurunkan Risiko Stroke dan Obesitas

Study Finds Obesity Itself Raises Risk of Diabetes and Cardiovascular Disease – Health Essentials from Cleveland Clinic

Para vegetarian cenderung lebih sadar dalam pilihan makanan mereka dan biasanya tidak pernah makan berlebihan atau memilih makanan berdasarkan emosi; dua praktik yang sangat berkontribusi terhadap obesitas. Menerapkan pola makan vegan adalah cara yang baik untuk meminimalkan kemungkinan Anda terkena stroke atau obesitas.

Mengurangi Risiko Diabetes

What is Diabetes? | NIDDK

Non-vegetarian biasanya mengalami kadar gula darah yang ekstrim, terkadang sangat tinggi, setelah dikonsumsi. Hal ini dapat dihindari dan aliran gula darah yang konstan dapat dipertahankan jika nonvegetarian beralih ke pola makan vegetarian. Pola makan vegetarian yang sehat mudah diserap, bergizi, dan mengandung lebih sedikit asam lemak.

Kandungan Seratnya Tinggi

High-Fiber Food: What's the Big Deal? | Old Farmer's Almanac

Buah dan Sayur juga mengandung kandungan serat yang tinggi, yang diperlukan untuk pencernaan yang baik. Ini membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu menghilangkan racun dan bahan kimia lainnya dengan cepat dari tubuh. Makanan vegetarian biasanya berbahan dasar air, yang membantu menjaga cairan yang dibutuhkan dalam tubuh.

Dapat Mengurangi Depresi

Major depression on the rise among everyone, new data shows

Menurut penelitian, seorang vegetarian mungkin lebih bahagia daripada rekan non-vegetarian. Ditemukan juga bahwa seorang vegan memiliki skor yang lebih rendah pada tes depresi dan profil suasana hati jika dibandingkan dengan pemakan daging atau ikan. Selain itu, ada unsur kesegaran pada sebagian besar makanan vegetarian, terutama jika menyangkut produk organik. Jadi itu pasti akan membersihkan pikiran kita dan menjaga pikiran kita tetap positif.

Meningkatkan Metabolisme

What is Metabolism?

Makanan vegetarian mudah dicerna dan menjaga metabolisme individu dalam keadaan baik. Selain itu, tingkat metabolisme istirahat atau RMR pada orang dengan diet vegetarian cukup tinggi. Anda harus tahu bahwa RMR memiliki hubungan langsung dengan metabolisme seseorang – artinya semakin tinggi RMR, semakin cepat ia membakar lemak dan sebaliknya. Kemampuan metabolisme mempengaruhi kemampuan seseorang menaikkan atau menurunkan berat badan.